Inilah Ponsel yang Bisa Dirakit Sendiri oleh Penggunanya

Apakah pernah terlintas dipikiran anda untuk merakit ponsel sendiri? Para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) akhirnya berhasil merancang sebuah ponsel yang bisa dirakit sendiri oleh penggunanya.


Proyek itu sendiri dikatakan bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa dekat sebuah proyek buatan sendiri bisa datang pada desain sebuah perangkat canggih, seberapa ekonomis mengembangkan perangkat high-tech dalam jumlah kecil, bagian mana yang tersedia untuk konsumen individu, serta apa yang dibutuhkan bagi orang untuk meng-custom dan merakit perangkatnya sendiri?

Ponsel yang dinamai do-it-yourself (DIY) ini menggunakan desain open source untuk sirkuit ponsel dan casing ponse. Sayangnya, perangkat lunak yang dikembangkan baru support untuk panggilan suara saja.

Walaupun begitu, SMS dan fungsionalitas lainnya masih bisa ditambahkan dengan hardware yang sama. ponsel Do it yourself dari MIT ini bisa menerima kartu SIM standar dan bisa berjalan dengan semua jenis provider GSM.

Untuk konektivitasnya, disediakan modul GSM SM5100B, yang tersedia dari SparkFun Electronics. Untuk layarnya sendiri menggunakan layar warna seluas 1.8 inci dengan resolusi 160×128 piksel.


Para Pelamar CPNS Kini Bisa Langsung Tahu Hasilnya


Para Pelamar CPNS Kini Bisa Langsung Tahu Hasilnya - Gebrakan dalam birokrasi kini kembali dilakukan oleh pemerintah. Bagi para pelamar calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan menggunakan sistem berbasis komputer alias Computer Assisted Test (CAT) bisa langsung mengetahui hasil tes yang diikuti. Mantap kan?

Tentunya, para pelamar ini yang telah melamar di instansi-instansi pemerintah pusat dan daerah. Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno pagi ini Senin 16 September 2013.

"Metode CAT yang dikembangkan BKN dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) mempunyai karakter dan keunggulan masing-masing. Salah satu keunggulan CAT adalah para peserta tes langsung mengetahui skor/nilainya masing-masing setelah selesai mengerjakan tes," tuturnya.

Dijelaskan Eko, CAT sendiri digagas dan dikembangkan untuk mencegah adanya praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam penerimaan CPNS di instansi-instansi pemerintah. Baik menggunakan CAT ataupun LJK, yang utama adalah pelaksanaan tes berlangsung dengan transparan, obyektif, akuntabel, dan tanpa KKN.

Disampaikannya, tercatat 70 instansi pemerintah yang akan berkoordinasi dengan BKN untuk melaksanakan Tes Kemampuan Dasar (TKD yang akan menggunakan CAT. Instansi tersebut terdiri dari 49 Kementerian/Lembaga, delapan Pemerintah Provinsi, dan 13 Pemerintah Kabupaten/Kota.

Terkait penerimaan pegawai, BKN menjalin kerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) guna menyediakan, menyusun, dan melakukan validasi soal untuk TKD dalam penerimaan CPNS tahun ini. (Setkab.go.id)

[ source ]